PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DENGAN PERUBAHAN PRANATA SOSIAL MASYARAKAT

Dosen Pengampu : Dr. Arndati Shinta/Amin Nurohmah, S.Pd., M.Sc

Artikel ini dibuat untuk memenuhi Tugas Ilmu Budaya

Oleh : Windyangreni Mika/19310410047

 

Prodi Psikologi

 Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta

 

      Teknologi informasi bukan lagi hal yang lumrah bagi setiap orang, apalagi pada zaman modern seperti sekarang ini. Hingga saat ini teknologi informasi telah memberikan manfat yang besar terhadap ruang lingkup manusia.Ssetiap aktivitas masyarakat tidak terlepas dari teknologi yang digunakan semenjak jaman sebelum masehi hingga memasuki era millenium digital saat ini. Terlebih pada masa pandemik seperti ini maka setiap hal yang dilakukan akan selalu berhubungan erat dengan teknologi informasi. Teknologi informasi adalah pengertian umum untuk berbagai jenis teknologi tersedia yang bertujuan untuk membantu manusia untuk enjalani hidup dengan lebih mudah dan lebih baik dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengkomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. Definisi teknologi informasi menurut Sutabri (2014: 3) adalah  adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan (http://repository.unpas.ac.id/ diakses pada 27 oktober 2021). Sedangkan itu menurut Kadir dan Triwahyuni (2013: 10) Teknologi informasi adalah studi penggunaan peralatan elektronika, terutama komputer, untuk menyimpan, menganalisis, dan mendistribusikan informasi apa saja, termasuk kata-kata, bilangan, dan gambar (http://repository.unpas.ac.id/ diakses pada 27 oktober 2021).

     Teknologi membawa perkembangan yang sangat pesat dalam masyarakat dan ditunjukan dengan perubahan-perubahan yang terjadi dalam aspek politik, ekonomi, sosial serta budaya. Dengan kemajuan teknologi maka proses interaksi antar manusia mampu menjangkau lapisan masyarakat dibelahan dunia manapun menjadi semakin terbuka. Perkembangan teknologi informasi saat ini tentu berawal dari kemajuan dibidang komputerisasi. Pengguanaan komputer pada masa awal hanya digunakan untuk sekedar menulis, membuat grafik dan gambar serta alat menyimpan data yangt luar biasa telah berubah menjadi alat komunikasi dengan jaringan yang lunak dan bisa mencakup seluruh dunia.  Internet sebagai salah satu dampak dari perkembangan teknologi baru pada dasarnya tidak hanya bisa menjadi pintu untuk mengetahui bagaimana budaya yang ada pada masyarakat di daerah tertentu, melainkan menjadi perangkat dalam ekspresi budaya itu sendiri. Dengan adanya perkembangan teknologi yang semakin maju maka akan membuat semakin hilangnya jarak yang memisahkan antara individu satu dengan individu yang lain, sehingga transfer teknologi dan transfer ilmu pengetahuan akan semakin cepat terjadi. Dengan adanya perubahan tersebut membuat sangat banyak perubahan sosial dikalangan masyarakat, salah satunya adalah ada banyak anak muda yang lebih mementingkan media sosial dan games online dibanding harus duduk dan berbincang Bersama dengan keluarganya.

     Dalam ranah sosial, teknologi membawa perubahan cara berkomunikasi dalam masyarakat, organisasi/perusahaan hingga keluarga. Jika sebelumnya pentingnya berkomunikasi secara langsung selalu digunakan oleh masyarakat dalam menyampaikan informasi. Kini tanpa bertatap muka langsung, masyarakat bisa saling bertukar informasi, orang tua juga bisa mengontrol keberadaan anaknya ketika saling berjauhan dengan menggunakan handphone ataupun melalui video message. Celakanya kemudahan dalam berteknlogi membawa hubungan sosial yang tadinya rekat menjadi berjarak karena penemuan teknologi. Masyarakat seolah tidak mengindahkan nilai-nilai sosial sebelumnya karena dianggap tidak efisien dengan tingkat mobilitas masyarakat saat ini yang tinggi. Teknologi juga memunculkan ketimpangan dalam masyarakat dimana kepemilikan alat-alat elektronik kemudian menggolongakan masyarakat tertentu kedalam kelompok sosial bawah, menengah atau atas. Sementara itu dari aspek budaya, perkembangan teknologi membawa pengaruh yang begitu besar terutama pada anak muda bangsa. Di mana teknologi menghadirkan pengetahuan baru bagi pembacanya, namun celakanya pengetahuan tersebut kemudian menjadi sesuatu yang kemudian disebut sebagai suatu nihilisme. Teknologi membantu penyebaran bahasa inggris keseluruh dunia dan kemudian menjadikan bahasa tersebut sebagai bahasa resmi yang dipakai diseluruh dunia dan setiap negara mengajarkan bahasa inggris kepada pelajar bahkan sejak usia dini. Bila dilihat fenomena penggunaan bahasa inggris di Indonesia, masyarakat seolah lebih bangga menggunakan bahasa negara lain ketimbang bahasa sendiri karena banyak yang lebih paham bahasa inggris ketimbang bahasa daerah. Kemudian tayangan informasi yang disajikan melalui TV ataupun internet mengenai remaja-remaja diluar negeri beserta gaya hidup disana pun coba diikuti oleh remaja kita di Indonesia. Banyak anak-anak muda yang melakukan seks diluar nikah saat usia sekolah tanpa pendidikan seks sejak dini, hal ini tentunya telah menyalahi adat serta nilai-nilai ketimuran bangsa ini.

    Menurut saya pribadi dari 8 contoh pranata sosial yang ada, yang paling terpengaruh dengan perkembangan informasi dan teknologi adalah pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk pencarian hidup, memproduksi, menimbun, dan mendistribusikan harta benda, atau yang biasa disebut Economic Institutions. Pada pranata sosial ini dapat kita lihat dalam bidang perekonomian yaitu penjualan. Seperti yang saat ini sering kita lihat Bersama banyak proses jual-beli yang dilakukan secara online. Karena dimasa pandemik sekarang ini setiap kegiatan harus dilakukan secara online. Contohnya saja saat ini sangat banyak online shop yang mempromosikan produknya melalui internet seperti facebook, Instagram, dan lain-lainnya. Dengan demikan akan memudahkan setiap penjual agar produknya dapat dikenal banyak orang dan juga dapat memiliki banyak pembeli, selain itu untuk metode pembayarannya pun akan semakin mudah sehingga akan sangat memudahkan dan dapat dilakukan kapan pun dan dimna pun. Bahkan jika masih ada masyarakat yang melakukan transaksi langsung ke pusat perbelanjaan pun, maka sistem pembayarannya juga tidak hanya bisa dilakukan dengan uang tunai, tapi juga bisa langsung menggesek dengan mesin EDC bank tertentu yang bisa digunakan oleh semua pengguna kartu debit maupun kredit.

 


(https://www.google.com/search?q=mesin+edc&sxsrf=, diakses pada 27 oktober 2021)

 

SUMBER:

https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=LCNkBQAAQBAJ&oi=fnd&pg=PR5&dq=TEKNOLOGI+INFORMASI+&ots=21cf8yh8Yu&sig=LfOeW6KWPL4E_2fO5bielP8NCmY&redir_esc=y#v=onepage&q=TEKNOLOGI%20INFORMASI&f=

https://www.researchgate.net/publication/326036329_Dampak_Perkembangan_Teknologi_Informasi_dan_Komunikasi_Terhadap_Budaya

https://elibrary.unikom.ac.id/id/eprint/2207/8/UNIKOM_RILO%20MUZANI%20SYUKUR_10.BAB%20II.pdf

http://repository.unpas.ac.id/5127/3/BAB%20II.pdf

Comments

Popular posts from this blog